Wakafcare.id

Rp 0terkumpul dari target Rp 50.000.000( 2 hari lagi )

Share

Detail

ASET 01: WAKAF TUNAI

INDONESIA KUAT! BANTU BERSAMA BANGUN KESEJAHTRAAN UMAT MELALUI WAKAF TUNAI
 
PULIHKAN EKONOMI BANGSA, MARI BERWAKAF TUNAI UNTUK SELAMAT UMAT

“Ada tujuh amalan yang pahalanya tetap mengalir untuk seorang hamba setelah dia meninggal, padahal dia berada di dalam kuburnya: orang yang mengajarkan ilmu agama, orang yang mengalirkan sungai (yang mati), orang yang membuat sumur, orang yang menanam kurma, orang yang membangun masjid, orang yang memberi mushaf  Alquran, dan orang yang meninggalkan seorang anak yang senantiasa memohonkan ampun untuknya setelah dia wafat.” (HR Baihaqi)

Sahabat Quran, tujuh amalan yang dijelaskan dalam hadist tersebut dapat kita peroleh dengan berwakaf tunai dari sebagian harta kita. Manfaat yang sangat luar biasa dari harta yang diwakafkan akan menjadikan pahala yang terus mengalir deras dan dirasakan kebermanfaat oleh seluruh umat manusia.

Selanjutnya terdapat kisah yang patut kita pelajari dan tauladani, Nah…Sudahkan sahabat menunaikan amal yang Allah cintai, seperti yang dilakukan oleh Abu Thalhah?

Yuk kita simak ceritanya… Abu Thalhah adalah sahabat Nabi Muhammad yang mencintai-Nya sepenuh hati. Dikisahkan Abu Thalhah memiliki kebun yang sangat ia cintai bernama Bairuha, hingga turunlah firman Allah QS Ali Imran ayat 92, yang berbunyi:

“Kamu sekali-kali tidak sampai pada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan (sebagian harta) yang kamu cintai.”

Mendengar ayat tersebut ia menghadap ke hadapan Rasulullah SAW dan berujar:

“Ya Rasulullah, Allah berfirman, ‘Kalian tidak akan mendapatkan, sampai kalian menginfakkan apa yang kalian cintai’. Sementara harta yang paling aku cintai adalah Kebun Bairuha. Ini saya sedekahkan untuk Allah. Aku berharap dapat menjadi simpananku di sisi Allah. Silahkan manfaatkan untuk kemaslahatan umat, ”kata Abu Thalhah.

Nabi Muhammad SAW langsung diatur Abu Thalhah, “Luar biasa, itu kekayaan yang untungnya besar. Aku telah mendengar apa yang kamu harapkan. Dan Aku menyarankan agar manfaatnya diberikan kepada kerabat dekat,”kata Rasulullah

Masya Allah begitu dahsyat keimanan di hati Abu Thalhah sehingga ia merelakan harta yang paling dicintai untuk wakaf kepada umat.

Wakaf tunai yang terkumpul nantinya akan dikonversikan menjadi program-program wakaf produktif, seperti pembangunan sumur daerah rawan kekeringan, lumbung pangan dan pertanian, lumbung ternak di Lampung, pendirian masjid dan pesantren, wakaf pohon, dan lainnya. Insya Allah, wakaf tunai kita bukan hanya menjadi ibadah yang niatkan karena Allah Ta’ala, melainkan juga membangun potensi umat dalam aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

Donatur

Donasi (0 Donatur)

Penggalangan dimulai 31 Maret 2021 oleh: